Foto Kuliner Gak Asal Jepret

Halo sahabat sherpa. Hari ini kegiatan Sherpa adalah mengambil foto kuliner untuk salah satu dari klien Sherpa. Sulit gak sih mengambil foto kuliner? Yuk kita cari tahu…

Ok, sambil menunggu menu makanan datang. Mari kita tentukan lokasi pengambilan foto yang bagus. Carilah spot dengan pencahayaan yang baik. Utamakan menggunakan cahaya alami dari matahari dan pastikan agar cahaya tidak terlalu terik dan tidak terlalu redup.

Kemudian kita pikirkan latar belakangnya. Oh my God! Klien minta agar latarnya putih. Menggunakan background putih polos tidaklah mudah.

Di satu sisi kita ingin agar foto makanan terlihat sesederhana mungkin tetapi background putih polos tidak mendukung hal tersebut. Kita harus memberi beberapa ornamen untuk menambah komposisi dari foto tersebut.

Untungnya Sherpa selalu siap dengan tas berisikan properti. Ingat ya tambahkan pernak pernik agar background putih tidak mendominasi foto tersebut. Apalagi jika piringnya pun berwarna putih. Jangan terlalu rame agar fokus tetap tertuju kepada menu makanan yang difoto. Ingat, tokoh utamanya adalah makanan.

Menu pertama datang, saatnya bergerak cepat. Foto makanan selagi dalam keadaan hangat agar uap uap dari makanan ikut terabadikan dalam foto. Setelah kita susun posisi makanan, saatnya kita tambahkan ornamen agar hasil keseluruhan tidak tampak kosong. Beri motif dengan menggunakan alas kayu atau serbet, lalu tambahkan bahan-bahan dasar menu tersebut disekitarnya. Memperlihatkan bahan dasar dari menu yang akan difoto dapat membantu mempercantik hasil foto.

Saatnya mengambil foto pertama. “Cekrek”, cek dulu satu untuk melihat pencahayaan dan pastikan tidak ngeblur ya. Bisa juga gunakan tripod untuk membantu. Ok sip, sekarang kita ambil beberapa gambar lagi.

Jika menu yang akan kita foto lebih dari satu, bisa kita atur piring-piringnya berdekatan untuk mengambil beberapa menu sekaligus dalam satu foto. Ambil foto per menu dan secara menyeluruh.

Tidak lupa kita mainkan angle untuk mendapatkan kesan yang berbeda. Ambil secara flat lay agar detail dari makanan dan background terambil secara menyeluruh.

Kemudian cobalah ambil foto dari sisi untuk menunjukan detail lain yang tidak terlihat dari atas. Pastikan background dibelakangnya tidak mengganggu. Carilah background yang netral seperti tembok.

Kemudian ambil foto dengan angle diagonal untuk dapat menunjukan sisi atas dan samping secara bersamaan. Angle ini juga membantu menunjukan bagaimana menu makanan terlihat secara tiga dimensi.

Cobalah tambahkan unsur manusia didalamnya, seperti tangan, untuk membuat foto terlihat menarik dengan perspektif yang berbeda.

Akhirnya sesi foto selesai juga, mari kita santap makanannya. Waduh ternyata sudah dingin, sepertinya harus kita hangatkan kembali. Segitu dulu ya sahabat Sherpa. Jangan lupa kunjungi www.sherpaindoproject.com, Sherpa selalu siap membantu jika sahabat membutuhkan materi foto untuk promosi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *